Vanuatu yang sering disebut-sebut
sebagai rumpun Melanesia ternyata nenek moyangnya berasal dari kawasan Asia.
menurut studi yang digarap tim peneliti internasional, pemukiman pertama di
Vanuatu tiba sekitar 3.000 tahun lalu dan mereka bukan datang dari daerah
tetangga seperti Australia, Papua Nugini, dan Kepulauan Solomon yang sudah
menetap selama 40 sampai 50 ribu tahun tapi justru leluhur orang Vanuatu
berasal dari Taiwan dan Filipina bagian Utara.
Arkeolog Australian Nasional
University Matthew Spriggs mengatakan bahwa Orang Vanuatu adalah keturunan dari
Asia, menurutnya populasi kuno itu bukanlah hal pertama mendatangi kawasan Pasifik dan Oseania, namun
saat menjelajah Vanuatu mereka menjadi pemukim pertama yang dapat menempati
tempat tersebut.
Peneliti mengatakan Setelah hal ini terjadi baru lah ada perkawinan
silang antara orang Vanuatu dengan orang Papua
Nugini dan Kepulauan Solomon, yang menghasilkan gen campuran seperti
yang ada pada Vanuatu dan Pasifik saat ini. Dari temuan tersebut peneliti menawarkan
istilah “PASIFIKA” karena mengingat bahwa istilah “Melanesia dan Polinesia”
tidak relavan dikarenakan ada warisan persilangan genetik, spriggs mengatakan
istilah lama “Melanesia dan Polinesia” secara biologis dan kultural tidak lagi masuk akal.
Dengan upaya yang keras para
peneliti terus mengungkap asal usul Orang Vanuatu mulai dari menganalisis DNA
kuno 3 fosil yang digali dari kuburan tua Teouma, dekat Port Vila yang sudah
berusia 3.100-2.700 tahun, uji DNA sampel galian di Pulau Tonga sebelah timur
Vanuatu serta uji DNA terhadap 778 orang(yang hidup saat ini)dari Asia Timur
dan Oseania pun tidak ditemukan DNA yang
sama dengan Orang di Papua. Namun peneliti menyimpulkan bahwa uji DNA tersebut
menunjukan memiliki kekhasan yang mirip dengan populasi dari daerah Taiwan dan
Filipina.
Jadi dari kesimpulan beberapa
peneliti mengatakan bahwa Vanuatu bukanlah keturunan dari Melanesia tetapi
melainkan keturunan dari kawasan Asia yang dahulu kala pernah bermukiman
didaerah Vanuatu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar